RAHIM PUTRA WAJO

SeiriNg waktu berJalan aku membisu
pada keSunyiaN hati yaNg penuh asa akan Cinta
aku TerdiaM dan bersandar pada RantiNg yaNg raPuh
sambil kupeLuk Rindu

Cinta dan Rindu selalu hadir dalam kepengatan dan KegelisaHan
aKu yaNg mendambakan remBuLan bersandar siPundaKku
sambiL kukatakan ketuLusan ciNta yang Kumiliki
namun kini hanyaLah sepenGgaL impiaN semu dalam PerjaLananku


Ketika aku telah temukan cinta dan hati telah bersemi
namun cinta ini selalu kandas ditepian jalan
luka daN keCewa yang selalu hadir dalam jiwaku tak kala kutemuKan seseoRaNg yag kuciNtai

Haruskah raNtingKu itu selalu paTah tak ada lagi tempat bersandar
akaN CiNta yanG kumiliki, dia selalu menjauh dan menjauh
taK Lagi dapat kuraiH
aku berdiri diatas dawai - dawai yang tak berarti bagi siapapun

Seiring usiaKu berjalan menuju Titik akhir kehidupan
yaNG memiliki ciNta dan Naluri
Hidup akan berakhir namun Cinta tak akan pernah berakhir
Walau terbalut oleh goresan luka

Kini aku hanya pasrah pada HiduP dan kan KU cari terus dan terus KU cari dimanakah ciNta yaNg taK perNah TerLuka.


RaHim
JoGja, 26 DeseMber 2008
0 Responses

Posting Komentar